Reaksi usai mengkonsumi Jinten hitam

Jinten hitam (baca : habbatussauda) adalah obat herbal yang diambil dari tanaman jinten yang berwarna hitam. Jinten hitam kini jadi produk herbal yang terkenal di seluruh dunia. Sekarng semakin praktis, karena jinten hitam sudah dikemas dalam sebuah kapsul yang akan memudahkan saat meminumnya. Bagaimanapun juga pemggunaan obat ini pharuslah mengikuti aturan minum yang sehingga manfaat habbatussauda bagi kesehatan tubuh bisa didapat secara maksimal. Jintan hitam ini aman dikonsumsi oleh siapa saja. Akan tetapi, sudah tahukan anda akan reaksi setelah minum jintan hitam?

jinten hitam

Reaksi setelah minum Jinten Hitam seperti berikut

1.Reaksi pertama setelah minum Jinten hitam
Sebenarnya reaksi tiap individu akan berbeda-beda. Jika pertama kali anda mengkonsumsi jinten hitam, mungkin reaksi pertama kali seakan kondisi kesehatan nampak menurun untuk sesaat. Misalnya jika Anda sedang sakit maka seakan kondisi akan tambah parah. Sebenarnya ini adalah reaksi positif karena jinten hitam ini berfungsi untuk mengeluarkan toksin/racun pada tubuh. Jadi tetaplah mengkonsumsi jinten hitam ini hingga dirasa tubuh anda semakin membaik.

2.Reaksi setelah minum jintan hitam bentuk kapsul
Habbatussauda,jinten hitam aman dikonsumsi oleh siapa pun bahkan untuk penderita penyakit kronis sekalipun . Khusus bagi anda penderita penyakit kronis, biasanya ada dosis khusus yang dianjurkan oleh para penterapis. Mungkin reaksinya akan lebih berat dibandingkan dengan orang sehat yang mengkonsumsi jinten hitam.

3.Reaksi setelah minum habbatussauda untuk sementara
Reaksi yang diperoleh setelah minum jinten hitam hanya sementara, sehingga anda tidak usah khawatir jika muncul reaksi yang berbeda-beda atau bahkan aneh. Itu tandanya jinten hitam ini sedang bekerja untuk mengeluarkan racun dalam tubuh tersebut. Apabila reaksi yang muncul dirasa agak berat, mungkin perlu mengurangi dosis dan bukan menghentikannya.

Habbatussauda/jinten hitam adalah obat alami yang sangat berkhasiat untuk mengeluarkan racun atau toksin di dalam tubuh seseorang hingga akan merasakan reaksi setelah minum jinten hitam yang berbeda-beda. Demikian beberapa reaksi yang mungkin saja bisa timbul ketika anda mengkonsumsi jinten hitam.

Belajar membudidayakan hewan lintah

budidaya lintahSaking banyaknya khasiat yang bisa di dapat dari binatang lintah, membuat banyak orang berlomba untuk membudidayakan lintah. Diantara khasiat lintah yang paling sering digunakan adalah untuk terapi sedot lintah dan diambil minyaknya. Minyak lintah biasa digunakan untuk mengatasi keluhan pria dewasa.

Sekarang lintah tidak dianggap sebagai binatang parasit, bahkan telah digolongkan menjadi hewan budidaya. Lintah dapat di budidayakan dengan cara yang benar. Selain banyaknya khasiat yang akan di dapat dari lintah, proses ternak lintah yang cenderung cepat menyebabkan banyak orang mulai membudidayakan lintah dengan skala yang besar.

Lintah yang sudah banyak menghisap darah akan beristirahat selama 3 s/d 6 bulan, kemudian akan bertelur dan beranak. Lintah cukup mudah dibudidayakan asal dengan cara ternak lintah yang baik.

Tips sederhana berternak lintah

Berikut adalah tips cara ternak lintah agar mendapatkan hasil yang optimal:

  1. Siapkan tempat untuk tempat lintah. Dalam tahap ini, hendaknya peternak lintah harus memperhatikan suhu tempat untuk media perkembang biakan lintah tersebut.
  2. Tempat budidaya lintah sebaiknya dibuat mirip dengan habitat aslinya. Pilih lokasi yang tidak terkena matahari secara langsung.Tempat ternak binatang lintah bisa berupa kolam, akuarium, kolam fiber atau bisa juga kolam kaca. Ukuran kolam bisa anda buat sebebas mungkin, yang penting didasar kolam diberi lumpur, bebatuan, tanaman-tanaman berakar, pasir atau genting agar lintah dapat menempel.
  3. Untuk suhu air idealnya adalah sekitar 25-30 derajat dengan derajat keasaman air 5-7, kelembapan udara berkisar antara 30-40%.
  4. Jangan lupa menyiapkan makanan lintah seperti belut atau hewan-hewan invertebrate lainnya seperti cacing, siput, dan larva serangga.
  5. Pilih induk lintah yang berumur 6 bulan dan berilah makan satu kali dalam 2 minggu.
  6. Untuk proses pengawinan lintah bisa dilakukan dengan cara meletakkan induk dalam wadah berukuran 1 meter kubik yang diisi 800 ekor induk. 50 ekor induk lintah dapat menghasilkan kurang lebih 20.000 bibit ekor lintah.
  7. Setelah lintah bertelur, induk lintah bisa dipisahkan ke kolam lain agar tidak memakan anaknya. Untuk anakan lintah bisa diberi pelet, baru setelah 2 bulan diberi darah dari pakan hewan ternak invertebrate tersebut.

Meski artikelnya sangat singkat, anda pantas mencoba untuk membudidayakan lintah. Karena pengalaman anda nantinya akan menjadi sangat berharga untuk keberhasilan budidaya lintah.
Sumber : http://www.minyaklintahaslipapua.com/